Selasa, 28 Januari 2014 0 komentar

Lab 17. Dynamic NAT with Overload

Hallo ente ente sekalian, karena sebelumnya kita belajar static NAT, sekarang kita akan belajar tentang Dynamic NAT with overload.
Lah kenapa pake overload segala?
Kenapa kagag Dynamic NAT aja?
Karena gini sob, kalo Dynamic NAT butuh jumlah IP private dan IP public yang sama sehingga tidak efektif
Jadi kita menggunakan overload dikarenakan NAT Overload akan menerjemahkan banyak IP private dengan hanya menggunakan satu atau beberapa IP public

NAT jenis ini juga mempunyai istilah lainnya sob yaitu PAT atau Port Address Translation

Biar ente ente sekalian lebih paham mending kita praktekan dulu, cukup pakai topologi sebelumnya aja sob


Senin, 27 Januari 2014 0 komentar

Lab 16. Static NAT

Kembali lagi ane coy
Sekarang bahasan kita adalah Static NAT sob. Perlu ente ente tau NAT itu untuk menerjemahkan suatu IP ke IP lainnya, misalnya dari IP private dijadikan IP publik atau lebih gampangnya jalurnya dialihkan ke IP lainnya. Karena ini bahasannya masih static, maka itu adalah one to one mapping, jadi satu IP privat diterjemahkan menjadi satu IP public. Penggunaan dari NAT ini sebenarnya apabila kita ingin mengakses sebuah server local menggunakan jaringan Public ( internet ). Karena yang dikenal dijaringan public adalah ip public tentunya maka kita perlu mangalihkan jalurnya agar bisa mencapai server local yang kita harapkan. Jadi saat kita mengakses ip public maka yang akan dialihkan menuju ip local.

Sebelum itu mari ene buatkan topologinya agar ente ente bisa faham
Ni topologi ane pake dari praktek yang sebelumnya sob
tinggal hapus aja konfigurasi ACL sama routing OSPF nya


Rabu, 22 Januari 2014 0 komentar

Lab 15.Extended A ccess Lists

  1. ACL extended bisa melakukan filtering tidak hanya berdasarkan source saja, melainkan juga destination serta port dan protokol yang digunakan
  2. ACL Extended menggunakan ACL number 100-199
  3. ACL Entended dipilij jika keperluannya spesifik ke aplikasi, misal membatasi telnet, atau akses web server atau email, ftp dan sebagainya
  4. Konfigurasi sedekat mungkin dengan source
  5. Direction in dan out nya ditentukan berdasarkan arah paket nya dari source menuju destination
Sekarang kita mulai prakteknya sob

Gunakan aja topologi sebelumnya


0 komentar

Lab 14. Standard Access List

  1. ACL berfungsi sebagai packet filtering untuk menentukan apakah sebuah packet bisa dilewatkan atau tidak 
  2. ACL Standard hanya bisa melakukan filtering berdasarkan IP host atau IP network source nya saja
  3. ACL Standard menggunakan ACL number 1-99
  4. Konfigurasi sedekat mungkin dengan destination
  5. Direction in dan outnya ditentukan berdasarkan arah packet nya dari source menuju destination
Itulah sob beberapa penjelasan singkat tentang apa itu ACL, untuk lebih memahami konsepnya mari kita lakukan praktek


Sebelum itu buatlah sebuah topologi seperti dibawah ini sob


0 komentar

Lab 13. Dynamic Routing - OSPF

Konsep dari sebuah dynamic routing OSPF adalah hello protokol. Maksudnya adalah router OSPF akan membentuk hubungan dengan neighbour router atau router tetangga.Dalam membentuk hubungan dengan tetangganya, router OSPF akan mengirimkan sebuah paket berukuran kecil secara periodik ke dalam jaringan atau ke sebuah perangkat yang terhubung langsung dengannya. Paket kecil tersebut dinamai dengan istilahHello packet. Pada kondisi standar, Hello packet dikirimkan berkala setiap 10 detik sekali (dalam mediabroadcast multiaccess) dan 30 detik sekali dalam media Point-to-Point. Semua router yang menjalankan OSPF pasti akan mendengarkan protocol hello ini dan juga akan mengirimkan hello packet-nya secara berkala.

Agar ente - ente lebih paham kita akan mempraktekannya
Pertama kita buat topologi seperti dibawah ini
( Cukup gunakan yang sebelumnya aja, hapus ip routing EIGRP nya terlebih dahulu )

Selasa, 21 Januari 2014 0 komentar

Lab 12. Etherchannel

Pada switch bila kita koneksikan beberapa kabel, maka karena mekanisme spanning tree, tidak semua link digunakan untuk mengirimkan data dikarenakan salah satu portnya blocking. Untuk itu kita bisa gunakan etherchannel, yakni dengan membundle link tersebut sehingga seolah - olah menjadi 1 link saja. Dengan demikian semua linknya aktif digunakan untuk mengirimkan data.

Ada 3 tipe etherchannel, yakni
  1. L2 Etherchannel LACP ( open standard )
  2. L2 Etherchannel PAGP ( cisco proprietary )
  3. L3 Etherchannel

Jadi intinya bila kita membundle 3 masing 100 mb, maka kecepatannya transfer dataya menjadi 300 mb 


0 komentar

Lab 11. Dynamic Routing - EIGRP

Sekarang kita mulai pembelajaranny   tentang dynamic routing. Dynamic routing itu lebih simple sob. Karena kita tidak perlu untuk membuatkan jalur ke semuanya di masing - masing router, yang perlu kita lakukan hanya di masing - masing router kita daftarkan network yang tersambung langsung ke router ( directly connected). Dan dengan otomatis masing - masing router akan mencari rute tercepat menuju destination yang dituju dengan saling menukar ip routing masing - masing ke router yang lainnya.
Mudah kan konsepnya?

Sebenarnya ada beberapa jenis dynamic routing
Untuk yang pertama yang bakal ane bahas itu tentang EIGRP

Ayo sob kita buat topologinyaseperti dibawah ini biar gampang dipahami
(Kita gunakan topologi yang sebelumnya aja sob biar gampang)

 
;